Do They Really Want Peanut Butter?/id

From Gospel Translations

(Difference between revisions)
Jump to:navigation, search
(New page: {{InProcess|user=|date=}} Hi Yen, Here is the page for your translation. Thanks so much! Blessings, Joya)
 
(3 intermediate revisions not shown)
Line 1: Line 1:
-
{{InProcess|user=|date=}}
+
{{info|Apakah Mereka Sungguh Menginginkan Selai Kacang?}}  
-
Hi Yen,
+
''Perenungan mengenai Metro Food Share''
-
Here is the page for your translation.
+
"Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan ''barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian''.” (Lukas 3:11).  
-
Thanks so much!
+
Inilah deskripsi Yohanes Pembaptis mengenai “buah-buah yang sesuai dengan pertobatan” (3:8). Satu ciri pertobatan adalah apa yang kaulakukan dengan makananmu. Oh, betapa mendunianya kabar baik! Ia mengubah orang-orang dan membuat mereka berpikir dengan cara berbeda mengenai makanan mereka.
-
Blessings,
+
Namun, tak hanya makanan mereka – tapi juga mereka yang miskin. ”Membagi dengan ''yang tidak punya''” maksudnya memperhatikan mereka yang tak punya. Bacaan terbaik setelah Lukas 3:11 mengenai mengapa kita perlu berbagi makanan dengan orang-orang miskin adalah kisah tentang Orang Samaria yang Murah Hati. Kunci pernyataannya adalah : “ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan” (Lukas 10:33). Orang Yahudi dan Orang Samaria saling membenci satu sama lain. Akan tetapi orang Samaria ini menaruh belas kasihan pada sang orang Yahudi. Mengapa? Karena ia ada di sana dan amat membutuhkan. Maksud Yesus : Jadilah jenis orang yang tidak mampu lewat begitu saja dari seberang jalan. Janganlah bertanya apakah orang miskin itu seorang Kristen. Tolonglah dia, karena kau penuh dan dia kosong.
-
Joya
+
Paragraf lain yang mendorong kita untuk memberi makan mereka yang lapar adalah Roma 12:20. “Jika seterumu lapar, berilah dia makan.” Begitu kosong kedengarannya ketika beberapa tahun silam seorang saudara Kristen di Green Bay berdiri dan menentang resolusi gaya hidup sederhana dengan mendebat Yohanes bahwa orang-orang yang kita jaga adalah para umat Kristen. Dukungan bagi orang-orang tidak percaya bukanlah urusan kita – urusan kita hanyalah pemberitaan kabar baik. Tetapi Yesus berseru,”Berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu” (Lukas 6:27). Dan Paulus berkata,”Selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada ''semua orang'', dan terutama kepada kawan-kawan kita seiman” (Galatia 6:10). Atau mengacu pada perkataannya di I Tesalonika 3:12, ”Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap ''semua orang''.”
 +
 
 +
''Metro Food Share'' merupakan sebuah upaya yang dilakukan oleh Gereja Minnesota untuk mengumpulkan 200.000 pon makanan di bulan Februari untuk mengisi rak-rak makanan yang akan dibagikan kepada mereka yang paling membutuhkan. Pillsburry akan mengimbangi persembahan ini sampai 100.000 pon.
 +
 
 +
Rak makanan yang kami kumpulkan adalah Community Emergency Services di 11th Ave dan 19th St. Anggota kami, Sally dan David Michael bekerja di sana. Ketika kami bertanya apa yang mereka butuhkan, mereka menjawab selai kacang. Alasannya: Protein dan penggunaan yang fleksibel.
 +
 
 +
''Karenanya ayo kita beri mereka seribu botol!''
 +
 
 +
Setiap hari Minggu selama bulan Februari akan ada kotak-kotak di gereja di mana Anda dapat menaruh botol. Ada sekitar 100 botol yang telah dimasukkan. Belilah beberapa botol ketika berbelanja dan bawalah kemari. Itu akan menjadi “buah-buah yang sesuai dengan pertobatan.”
 +
 
 +
Demi kemuliaan Yesus Pemenuh kita,
 +
 
 +
Pastur Yohanes

Current revision as of 17:27, 20 March 2009

Related resources
More By
Author Index
More About
Topic Index
About this resource

©

Share this
Our Mission
This resource is published by Gospel Translations, an online ministry that exists to make gospel-centered books and articles available for free in every nation and language.

Learn more (English).

By About

Perenungan mengenai Metro Food Share

"Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian.” (Lukas 3:11).

Inilah deskripsi Yohanes Pembaptis mengenai “buah-buah yang sesuai dengan pertobatan” (3:8). Satu ciri pertobatan adalah apa yang kaulakukan dengan makananmu. Oh, betapa mendunianya kabar baik! Ia mengubah orang-orang dan membuat mereka berpikir dengan cara berbeda mengenai makanan mereka.

Namun, tak hanya makanan mereka – tapi juga mereka yang miskin. ”Membagi dengan yang tidak punya” maksudnya memperhatikan mereka yang tak punya. Bacaan terbaik setelah Lukas 3:11 mengenai mengapa kita perlu berbagi makanan dengan orang-orang miskin adalah kisah tentang Orang Samaria yang Murah Hati. Kunci pernyataannya adalah : “ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan” (Lukas 10:33). Orang Yahudi dan Orang Samaria saling membenci satu sama lain. Akan tetapi orang Samaria ini menaruh belas kasihan pada sang orang Yahudi. Mengapa? Karena ia ada di sana dan amat membutuhkan. Maksud Yesus : Jadilah jenis orang yang tidak mampu lewat begitu saja dari seberang jalan. Janganlah bertanya apakah orang miskin itu seorang Kristen. Tolonglah dia, karena kau penuh dan dia kosong.

Paragraf lain yang mendorong kita untuk memberi makan mereka yang lapar adalah Roma 12:20. “Jika seterumu lapar, berilah dia makan.” Begitu kosong kedengarannya ketika beberapa tahun silam seorang saudara Kristen di Green Bay berdiri dan menentang resolusi gaya hidup sederhana dengan mendebat Yohanes bahwa orang-orang yang kita jaga adalah para umat Kristen. Dukungan bagi orang-orang tidak percaya bukanlah urusan kita – urusan kita hanyalah pemberitaan kabar baik. Tetapi Yesus berseru,”Berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu” (Lukas 6:27). Dan Paulus berkata,”Selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, dan terutama kepada kawan-kawan kita seiman” (Galatia 6:10). Atau mengacu pada perkataannya di I Tesalonika 3:12, ”Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang.”

Metro Food Share merupakan sebuah upaya yang dilakukan oleh Gereja Minnesota untuk mengumpulkan 200.000 pon makanan di bulan Februari untuk mengisi rak-rak makanan yang akan dibagikan kepada mereka yang paling membutuhkan. Pillsburry akan mengimbangi persembahan ini sampai 100.000 pon.

Rak makanan yang kami kumpulkan adalah Community Emergency Services di 11th Ave dan 19th St. Anggota kami, Sally dan David Michael bekerja di sana. Ketika kami bertanya apa yang mereka butuhkan, mereka menjawab selai kacang. Alasannya: Protein dan penggunaan yang fleksibel.

Karenanya ayo kita beri mereka seribu botol!

Setiap hari Minggu selama bulan Februari akan ada kotak-kotak di gereja di mana Anda dapat menaruh botol. Ada sekitar 100 botol yang telah dimasukkan. Belilah beberapa botol ketika berbelanja dan bawalah kemari. Itu akan menjadi “buah-buah yang sesuai dengan pertobatan.”

Demi kemuliaan Yesus Pemenuh kita,

Pastur Yohanes

Navigation
Volunteer Tools
Other Wikis
Toolbox